Tampilkan postingan dengan label Tata Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tata Usaha. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Desember 2023

PAS dan SAS Ganjil TP. 2023/2024


Surabaya (4/12/2023). 

Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Tahun ajaran 2023-2024 mulai dilaksanakan hari ini (Senin, 4/12/2023). Menurut keterangan Waka Kurikulum Subekhi, SE., S.P.dI, PAS diagendakan mulai Tanggal 4 Desember dan berakhir di Tanggal 12 Desember 2023, serta diikuti sebanyak seluruh siswa di jenjang Kelas VII hingga Kelas IX. Pelaksanaan PAS tahun ini sebagaiman tahun sebelumnya, yakni berbasis online menggunakan aplikasi hp Android.

Ditanya mengenai kesiapan panitia, Wakakur menuturkan panitia sudah memiliki standar operasional prosedur agar PAS berlangsung lancar. “Sejak seminggu lalu panitia berkoordinasi dengan para wali kelas untuk mensosialisasikan ujian ini kepada siswa dan mengkondisikan ruangan agar nyaman selama pelaksanaan kegiatan. Kami pastikan kesiapan soal ujian kepada guru mapel yang mana soal-soal yang diujikan memiliki level middle order thinking skill (MOTS) dan level high order thinking skill (HOTS). Selain itu, nomor ujian yang berkesesuaian dengan tempat duduk peserta juga telah dirampungkan oleh rekan-rekan staf” terangnya.

Berdasarkan jadwal ujian yang terpampang di mading madrasah, hari pertama terdapat Mapel PKn di jam pertama dan Mapel Aqidah Akhlak di jam terakhir. Menanggapi hal itu, Sugiyanti, S.Pd yang menjadi pengawas di ruang ujian untuk Kelas VII menerima keluhan siswa. Pasalnya, beberapa soal tidak muncul jawabannya di aplikasi soal, dan ada beberapa soal yang justru tidak muncul pertanyaannya. Kendala ini juga dirasakan di kelas VIII dan IX. 

Dari pantauan tim redaksi, ujian hari pertama ada sedikit kendala teknis yang dihadapi panitia dan peserta ujian. Kepala Madrasah Achmad Choirudin, S.Pd.I mengapresiasi langkah-langkah panitia baik itu SOP pelaksanaan maupun tindakan antisipatif untuk menangani kendala teknis pelaksanaan PAS dilapangan demi suksesi PAS.

“Saya menyambut baik apa yang telah dipersiapkan panitia dan SOP yang telah disusun jauh-jauh hari sebelumnya sangat efektif dalam pelaksanaan PAS kali ini. Pesan saya kepada siswa, tetaplah riang gembira menjalani ujian dan berikan yang terbaik dengan kejujuran juga kesungguhan. Selamat mengikuti PAS.” ujar bapak kepala.

Foto Kegiatan


























Berkas Kegiatan;

  1. SK PAS 2023/2024; Unduh
  2. Surat Edaran dan Jadwal PAS 2023/2024; Unduh






Selasa, 31 Oktober 2023

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2023


Surabaya (Selasa, 31/10/2023). Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) merupakan proses kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data-data yang dikerjakan oleh kepala madrasah pada setiap indikator pemenuhan standar. Mengenai kegiatan penilaian kinerja kepala madrasah tersebut, Ditjen Pendidikan Islam melalui Direktorat Guru dan Tenaga pendidikan Madrasah menyusun petunjuk teknis Penilaian Kinerja Kepala Madrasah yang kemudian ditetapkan melalui SK Ditjen Pendis Nomor 49/PJWS.MDSH/X/2023 dan Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya Nomor 103 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan PKKM Tahunan dan Empat Tahunan.

Dalam pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM), Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Sunan Kalijogo Surabaya mendapatkan jadwal penilaiannya pada hari Selasa, 31 Oktober 2023. Untuk petugas yang menilai pada instansi Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Sunan Kalijogo Surabaya yaitu Bapak Dr. H. Wahyu Parihin, M.Pd.I dan Bapak Drs. Ahmad Yani Rifa’i, M.Pd.I, tim penilai dari Kemenag Kota Surabaya.

Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) dibuka dengan sambutan kepala madrasah Bapak Achmad Choirudin, S.Pd.I. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada tim penilai PKKM 2023 atas kerjasama dan kehadirannya di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Sunan Kalijogo Surabaya, serta harapan adanya saran dan masukan apabila dalam proses penilaian nantinya masih ditemukan kekurangan untuk perkembangan madrasah kedepannya.

Adapun sambutan dari tim penilai yang di sampaikan Bapak Dr. H. Wahyu Parihin, M.Pd.I bahwa PKKM merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang bertujuan untuk mengevaluasi, pembimbingan, pembinaan serta pembenahan. Usai sambutan dari kepala madrasah dan tim penilai dari Kantor Kemenag Kota Surabaya, acara dilanjutkan ke inti kegiatan yaitu Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM).

Kinerja kepala madrasah, sebagaimana juknis dinilai berdasarkan 5 komponen penilaian. Kelimanya terdiri atas empat tugas utama kepala madrasah dan ditambah dengan satu komponen tambahan. Sehingga kelimanya meliputi :

  • Usaha pengembangan madrasah;
  • Pelaksanaan tugas managerial;
  • Pengembangan kewirausahaan;
  • Supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan;
  • Hasil kinerja kepala madrasah.

Empat komponen penilaian tugas utama kepala madrasah dinilai setiap tahun, sedangkan penilaian komponen kelima (hasil kinerja kepala madrasah) dinilai setiap empat tahun sekali.

Setelah Penilaian setiap komponen selesai dilakukan, acara ditutup dengan evaluasi dari tim penilai, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Drs. Ahmad Yani Rifa’i, M.Pd.I, kemudian kegiatan PKKM ditutup dengan doa. Alhamdulillah kegiatan PKKM hari ini berjalan dengan lancar hingga akhir acara.

Foto Kegiatan




















Berkas Kegiatan:

  1. SK Tim PKKM Kemenag Kota Surabaya; Unduh
  2. SK Tim PKKM, Uraian Tugas dan Program Kerja; Unduh
  3. Berita Acara Pelaksanaan (BAP); Unduh
  4. Instrumen PKKM; Unduh

       





Kamis, 17 Agustus 2017

Kemenag Rangkul Laboran untuk Penguatan Mutu Madrasah

Solo (Pendis) - Berbagai upaya terus dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama dalam meningkatkan peguatan mutu madrasah. Melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Ditjen Pendis merangkul tenaga laboran di madrasah. Direktur GTK Madrasah, Suyitno mengatakan bahwa jangan sampai para laboran berfikir bahwa mereka tidak penting dalam sistem pendidikan.
Hal ini disampaikan Suyitno beberapa hari lalu saat memberikan arahan dan motivasi kepada peserta Workshop Peningkatan Kompetensi laboran Madrasah di Solo (27/07). "laboran harus merasa bahwa mereka penting, karena jika tidak ada laboran maka kegiatan belajar dan mengajar tidak akan berjalan dengan sempurna," ungkapnya.
Dikatakan Suyitno, bahwa untuk membangun kualitas pendidikan madrasah yang unggul haruslah memiliki kualitas pendidik dan tenaga kependidikan yang baik, dan laboran merupakan bagian dari tenaga kependidikan, karena hal ini tertuang dalam PP No 17 Tahun 2010 j.o. 66 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan.
Menurut Guru Besar UIN Palembang, salah satu upaya dalam memberikan perhatian dan merangkul tenaga laboran adalah dengan memberikan pelatihan serta Workshop Peningkatan Kompetensi laboran Madrasah. "Kegiatan workshop ini menjadi bukti bahwa Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan peduli dan sadar akan pentingnya peran laboran dalam meningkatkan mutu madrasah," sambungnya. Dalam sebuah sistem tidak ada sub-sistem yang tidak penting, meskipun itu adalah hal yang kecil, semua sub-sistem itu penting dan laboran merupakan sub-sistem yang penting untuk meningkatkan mutu Madrasah.
Direktur GTK menegaskan, keterbatasan tenaga dan sarana, tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan praktikum mata pelajaran (mapel) yang menuntut keharusan praktikum. "Kepala Madrasah harus kreatif dan responsif membangun kemitraan dg lembaga pendidikan lain untuk dapat terealisainya praktikum," tutur Suyitno. Acara tersebut dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri Kepala Madrasah, Guru dan juga laboran dari beberapa daerah. (maryani/dod)

MTs SUNAN KALIJOGO GELAR MATAMUDA SELAMA EMPAT HARI, DIIKUTI SELURUH MURID BARU

SURABAYA – MTs Sunan Kalijogo Surabaya menggelar kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) selama empat hari bagi seluruh murid baru. ...